|
find us on : 
Home > MELITER > Kadispenau Jelaskan F-16 Cockpit Demonstrator Kepada Menhan Brunei Darussalam

Kadispenau Jelaskan F-16 Cockpit Demonstrator Kepada Menhan Brunei Darussalam

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 09 November 2018 | 23:56:19
dibaca | 379 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M., memberikan penjelasan mengenai F-16 Cockpit Demonstrator yang ditampilkan di booth TNI AU dalam pameran Indodefence 2018 Expo & Forum kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Brunei Darussalam Dato Paduka Seri Haji Awang Halbi bin Hadji Yussof, di Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Tujuan TNI AU memamerkan kokpit simulator pesawat F-16 adalah dengan alat ini masyarakat dapat merasakan sensasi terbang sekaligus melaksanakan 'dog fight' (bertempur di udara) dengan pesawat tempur canggih pabrikan 'Lockheed Martin' Amerika Serikat.

Stand TNI AU yang menempati areal 60 meter persegi di hall B, juga memamerkan TDAS (Transmisi Data: Air Situation) Kohanudnas dan beberapa persenjataan Paskhas, seperti Rudal QW3, AX-308 Sniper, M-4 Carbine dan SS-V4.

Pada ajang bergengsi dua tahunan ini, TNI Angkatan Udara juga menghadirkan inovasi baru karya prajurit Depohar 50 Koharmatau berupa ADS-B ( Automatic Dependent Surveillance - Broadcast ) Radar.

Alat yang baru disertifikasi oleh Dislitbangau (Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU) pada Oktober 2018 ini, merupakan radar 'portable low cost' yang mampu mengidentifikasi objek (pesawat) secara real time. Radar yang memiliki ROA (Radius of Action) hingga 270 Nm ini mampu mengidentifikasi data 'speed, altitude' dan jarak pesawat dengan radar. (Bgs)