|
find us on : 
Home > MELITER > Bina Kemampuan Prajurit, Danlanud Sim Ajak Anggota Latihan Menembak

Bina Kemampuan Prajurit, Danlanud Sim Ajak Anggota Latihan Menembak

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 11 Oktober 2018 | 21:06:46
dibaca | 1072 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Pembinaan kemampuan prajurit harus dilakukan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut, salah satunya kemampuan menembak, sehingga Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Nav Indrastanto Setiawan, S.Sos., mengajak seluruh anggota latihan menembak di lapangan tembak Lanud Sultan Iskandar Muda. Rabu (10/10).

Menurutnya kemampuan menembak harus dimiliki setiap prajurit, baik senjata laras panjang maupun laras pendek. Untuk itu, lanjutnya dihadapan anggotanya, Danlanud mengingatkan perlunya mengasah keterampilan dalam menembak yang akan dilakukan setiap triwulan.

Sebelum latihan, Kadisops Lanud Sultan Iskandar Muda Letkol Pas Catur Yanuar memberikan pengarahan bagaimana cara menembak yang baik dan benar sekaligus disampaikan tindakan pengamanan selama proses berlangsung.

"Seandainya ada kendala, langsung sampaikan kepada pelatih atau instruktur di lapangan untuk meminimalisir ataupun mencegah hal-hal yang tidak diharapkan", ujarnya.

Selanjutkan dalam latihan menembak triwulan III ini dilaksanakan latihan kering, dimana setiap personel memegang senjatanya masing-masing, kemudian memposisikannya senyaman mungkin dan merasakan ujung telunjuk dalam meremas pelatuk.

Menurut Danlanud latihan kering ini sangat penting dalam melatih konsentrasi menembak juga memfokuskan antara pisir dan pijera. Tidak kalah pentingnya, penekanan budaya safety saat memegang senjata karena menggunakan peluru tajam.

"Latihan menembak sudah sering kita lakukan dan tentunya sudah familiar dengan senjata yang dipergunakan, tetapi jangan lengah untuk selalu mengutamakan safety saat mengunakannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan", ucapnya.

"Seandainya ada kesulitan, lanjutnya, jangan memaksakan untuk mengatasinya sendiri tetapi sampaikan kepada instruktur agar dibantu mengatasinya", tambahnya.

Kegiatan menembak kali ini, untuk senjata laras panjang terpasang papan lisan tembak jarak 100 meter, dimana 3 peluru sebagai percobaan, 15 butir peluru dengan sikap tiarap dan duduk. Sedangkan senjata laras pendek, jarak tembak 20 meter dari papan lisan dimana 3 peluru sebagai percobaan dan 10 peluru sebagai penilaian. (Bgs)