|
find us on : 
Home > EKONOMI > Bulog Diminta Menguasai Stok Gula Sebanyak 350 Ribu Ton Pada 2014

Bulog Diminta Menguasai Stok Gula Sebanyak 350 Ribu Ton Pada 2014

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 17 Januari 2014 | 22:59:54
dibaca | 8668 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Perum Bulog telah diberikan tugas untuk menstabilisasi harga gula pasaran, dengan cara memberikan kebebasan bulog untuk menguasai stok sebanyak 350 ribu ton pada tahun 2014 ini. Bahkan, untuk mengamankan pasokan itu Bulog diperbolehkan membeli gula petani lokal dan melakukan kerjasama dengan perusahaan rafinasi atau impor secara langsung,tegas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Bachrul Chairi di jakarta Jumat (17/1/2014)

" Surat penugasan bulog untuk menguasai pasokan sebanyak 350.ribu ton tersebut sudah diberikan, dan Bulog dipersilahkan lakukan (pengadaan gula) yang paling efisien," tambah Bachrul

Penugasan Bulog untuk menguasai pasokan tersebut dengan alasan antara lain kebutuhan gula konsumsi sampai musim giling perdana tahun 2014 mengalami kekurangan mencapai 122.000 ton. Selain itu, musim giling yang mundur satu bulan mengakibatkan perlunya tambahan pasokan sekitar 220.000 ton.jelasnya

Sebelumnya, diproyeksikan pada masa giling perdana tebu di pabrik gula dalam negeri berlangsung pada sekitar bulan Mei, namun untuk tahun ini diproyeksi mundur menjadi bulan Juni.
" Sehingga kekurangan sampai Mei ditambah dengan mundurnya masa giling sehingga diberikan 350.000 ton," kata Bachrul.

Soemitro Samadikoen Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengharapkan agar dalam pengadaan gula tersebut Bulog melakukan pembelian dari produksi petani lokal. Hal tersebut perlu dilakukan karena petani khawatir bila Bulog impor akan menekan harga gula lokal.(JJ)