|
find us on : 
Home > EKONOMI > Alibabacoin, Cryptocurrency Pertama yang Terdaftar di 9 Platfrom Exchange Top Bersamaan

Alibabacoin, Cryptocurrency Pertama yang Terdaftar di 9 Platfrom Exchange Top Bersamaan

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 11 Oktober 2018 | 07:48:52
dibaca | 1900 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah koin crypto -
Alibabacoin (ABBC), akan terdaftar dalam 9 top exchange dalam waktu yang bersamaan. ABBC, sebuah produk hasil dari kerja keras perusahaan Alibabacoin Foundation akan dapat diakses di 9 exchange besar secara bersamaan. Platform exchange tersebut adalah BitForex, Coinsuper, Coinbene, IDAX, TopBTC, OOOBTC, RightBTC, DragonEx, dan Sistemkoin.

"Terdaftar di satu exchange besar bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat terdaftar di exchange-exchange yang berbeda. Adanya persyaratan ini membuat project-project cryptocurrency cukup kesulitan untuk bisa masuk ke bahkan satu exchange. Namun, Alibabacoin Foundation membuktikan bahwa mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk dapat terdaftar di 9 exchange besar secara bersamaan", Ungkap Jason Daniel Paul Philip selaku CEO ABBC Foundation.

Berita mengenai listing di 9 exchange besar ini sudah disebutkan oleh perusahaan kepada khalayak umum yang memang mengikuti perkembangan mereka. Banyak yang terkejut dengan adanya perubahan besar dan harga cryptocurrency yang menurun dari Alibabacoin, yang juga sudah disebutkan oleh CEO ABBC Foundation Jason Daniel Paul Philip melalui akun sosial medianya, sehingga hal ini menyebabkan penundaan Alibabacoin untuk dapat di-listing di platform-platform exchange tersebut.

Alibabacoin Foundation dengan segera menyesuaikan situasi dan memperbaiki strategi listing mereka sehingga Alibabacoin dapat terdaftar di tarif yang mereka ekspektasikan. ABBC Foundation melakukan hal ini untuk memberikan keuntungan tambahan bagi para pemegang coin mereka dan kepada siapapun yang tertarik berinvestasi dengan coin mereka di masa depan.

Walaupun pengumuman sebelumnya masih terdengar samar, berita listing di 9 exchange besar ini sudah dipastikan. ABBC Foundation merilis nama-nama exchange tersebut secara public dalam email blast kepada seluruh partisipan KYC mereka, dan hari ini mereka secara terbuka mengumumkan kerjasama mereka dengan para exchange besar tersebut.

Ini adalah langkah yang besar bagi Alibabacoin Foundation untuk mendapatkan kepercayaan public dengan menepati janji mereka meskipun belakangan ini mendapatkan sentiment negative karena adanya penundaan. Banyak orang yang merasa bingung ketika adanya penundaan yang terjadi, namun sekarang sudah jelas. ABBC Foundation berharap dan merasa optimis bahwa mereka akan dapat lebih melayani kebutuhan masyarakat.

Jason juga menambahkan, "Ini adalah pertanda yang baik bagi orang yang ingin melakukan investasi melalui Alibabacoin. Fakta bahwa Alibabacoin tidak hanya di-list di satu exchange, melainkan sembilan, membuat produk ini menjadi salah satu investasi yang menarik bagi orang yang sering melakukan aktivitas trading dengan mata uang kripto."

Untuk mempersiapkan proses listing ini, ABBC Foundation menyarankan agar pengguna untuk mendaftar terlebih dahulu ke sembilan exchange sehingga dapat dengan mudah membeli Alibabacoin di platform-platform ini.

Jangan lupa untuk mengunduh dan mendaftarkan diri di dompet Multi-Crypto yang terintegrasi dengan platform Blockchain Alibabacoin Foundation dan memudahkan pengguna untuk dapat menyimpan dan mentransfer beberapa jenis mata uang kripto seperti ABBC, BTC, ETH, LTC, QTUM, dan DASH dalam waktu yang bersamaan. Wallet ini tersedia bagi pengguna Android. Untuk pengguna iOS, alternative lain yang dapat digunakan adalah hybrid wallet.

Sekarang, Anda dapat merasa yakin bahwa ABBC Foundation menepati janjinya meskipun banyak tantangan berat yang dihadapi. Hal ini akan membuat para audiens merasa senang dengan apa yang sedang dikembangkan untuk meningkatkan ekosistem Alibabacoin. www.abbcfoundation.com

Alibabacoin Foundation tidak terafiliasi dengan Alibaba Group Holding Limited, Cina.(dita/JJ)