|
find us on : 
Home > MELITER > Kasau Minta Perhimpunan Purnawirawan TNI AU Hindari Politik Praktis

Kasau Minta Perhimpunan Purnawirawan TNI AU Hindari Politik Praktis

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 25 September 2018 | 02:08:29
dibaca | 820 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., berharap Perhimpunan Purnawirawan TNI AU (PPAU) menghindari politik praktis pada Pemilu 2019, mengingat hubungan antara TNI AU dan PPAU sangat erat.

"Sehingga apabila PPAU berpolitik praktis, tentu akan menyakiti TNI AU yang masih aktif," kata Kasau saat membuka Kongres IV PPAU di Gedung Hercules, Klub Eksekutif Persada, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Menurut dia, menjadi tidak baik jika Kasau sebagai pelindung berada di tempat netral, sementara yang dilindungi tidak netral. Maka, akan mencederai institusi TNI AU itu sendiri.

Yuyu sebagai pembina PPAU berharap peserta kongres dapat menjaga kemandiriannya sebagai organisasi kemasyarakatan yang tidak berpolitik praktis pada Pemilu 2019.

"Saya juga berharap PPAU dapat menjadi suri teladan bagi generasi penerus dengan menampilkan sikap dan tindak tanduk terpuji di tengah masyarakat," kata mantan Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I ini.

Ia menambahkan, pembentukan PPAU salah satunya adalah keinginan mulia dari para purnawirawan untuk dapat terus mendarmabaktikan dirinya kepada TNI AU, masyarakat, bangsa, dan negara.

"Karena menjadi tentara merupakan pilihan dan dibentuk melalui proses yang panjang, terencana, dan terukur. Oleh karena itu, dalam diri seorang purnawirawan melekat nilai saptamarga, sumpah prajurit, dan nilai-nilai juang yang lain," kata Yuyu dalam siaran persnya.

Sementara itu, Ketua PPAU Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto selaku penyelenggara kongres mengatakan, melalui kongres ini diharapkan organisasi PPAU makin mantap dan makin mampu berkarya lebih baik dan lebih luas.

"Pemikiran-pemikiran konstruktif yang berkaitan dengan kepentingan TNI AU, masyarakat, bangsa, dan negara hendaknya terus ditingkatkan dan disampaikan melalui saluran dan strata yang semestinya," katanya.

Hal itu, kata mantan Menko Polhukam ini, termasuk mendorong anggota PPAU yang masih produktif dan kreatif untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi kehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat. (Bgs)