|
find us on : 
Home > PERTAMBANGAN > Wamen Saksikan Kepala BPH Migas Serahkan Surat Penugasan (P3JBT)

Wamen Saksikan Kepala BPH Migas Serahkan Surat Penugasan (P3JBT)

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 31 Desember 2013 | 13:46:25
dibaca | 12331 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,(ESDM) Susilo Siswoutomo, saksikan penyerahan surat keputusan penugasan penyediaan dan pendistribusian jenis BBM tertentu (P3JB) tahun 2014 kepada PT Pertamina (Persero) dan 2 Badan Usaha Pendamping.

Surat penugasan tersebut diserahkan oleh Kepala BPH migas Andy Noorsaman Sommeng, kepada perwakilan 3 (tiga) Badan Usaha Pelaksana P3JBT,diantaranya Dirut Pertamina Hanung Budya Yaktyanta serta ke Dirut PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo,dan dirut PT Surya Parna Niaga, di kantor ESDM selasa, (31/12/2013)

Proses P3JBT, ini dimulai sejak 1 April 2013 dan di bahas secara periodik oleh tim persiapan Pelaksanaan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM tertentu tahun 2014 bersama Komite BPH Migas dan terakhir bersama Tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Keuangan pada. Tangggal 26 Juni 2013.

Dalam Pelaksanaan BPH Migas mengundang 63 Badan Usaha Milik Izin Usaha Niaga Umum dan Memiliki Nomor Registrasi Usaha (NRU) Namun dari 63.Badan Usaha yang diundang hanya 15 yang hadir untuk mengikuti penjelasan umum konsep P3PJB yang diaksanakan pada tanggal 26 Juni 2013. Ujar Kepala BPH migas, Andy Noorsaman Sommeng, di jakarta.

Dari hasil pemeriksaan dokumen penawaran dan pemaparan badan usaha Peserta seleksi P3JBT, tahun 2014, hanya terdapat 4 Badan usaha yang memenuhi pesyaratan untuk masuk pada tahap selsksi lanjutan, yakni PT Ocean Petro Energy dan 3 badan Usaha Existing yakni PT Pertamina, PT. Surya Parna Niaga, PT AKR,Corpororindo,dan pada akhirnya hanya tinggal 3 calon Badan usaha Pelaksanan P3JBT, yang di tetapkan dalam sidang komite, yakni PT Pertamina dan 2 badan usaha PT AKR Corporindo dan PT Surya Parna Niaga.

Sementara PT Ocean Petro Energy sidang komite yang dilaksanakan pada tanggal 1 November 2013 menyatakan gugur karena dari hasil evaluasi belum dapat memenuhi, persyaratan sebagai pelaksana P3JBT tahun 2014.

Melalaui sidang komite BPH migas juga menetapkan volume jenis BBM tertentu sebesar 48.000.000 kili liter (KL) dengan rincian, Bensin Premiun (Mogas 88). Sebesar 32.320,000 KL, Minyak Tanah (Kerosin) sebesar 900.000 KL, dan minyak Solar (Gas Oil) sebesar 14.640.000 KL.

Dari jumalah volume tersebut dibagi 3 perusahaan yakni. Untuk PT Pertamina dialokasikan sbb , bensin premiun 88 sebesar 32.320.000 kL, minyak tanah sebesar 900.000 KL, dan minyak solar sebesar 14.135.000 KL, sementara untuk PT.AKR corporindo, di berikan hak menfistribusikan sebayak 640.000 KL, dengan rincian, Bensin premiun 88 sebesar 140.000. Sedangkan untuk PT Surya Parna Niaga, diberikan hak untuk mendistribusikan minyak solar sebayak 5.000 KL(Yudi/Red)