|
find us on : 
Home > MELITER > 11 Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Meriahkan Praspa TNI/Polri di Atas Istana Merdeka

11 Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Meriahkan Praspa TNI/Polri di Atas Istana Merdeka

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 19 Juli 2018 | 12:07:23
dibaca | 802 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Sebanyak 11 pesawat tempur F-16 Fighting Falcon turut memeriahkan acara Prasetya Perwira (Praspa) TNI/Polri di atas Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/7).

Pesawat F-16 dengan call sign Falcon Flight take off dari Lanud Halim Perdanakusuma. Take off pertama sebanyak 7 pesawat sejak pukul 08.02 WIB, kemudian disusul 4 pesawat berikutnya pada pukul 08.04 WIB, dan selanjutnya membentuk formasi untuk melintas di atas Istana Negara setelah upacara Praspa berlangsung, dengan leader pesawat tail number TS-1621 yang diterbangkan oleh Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Yoga Ambara.

Fly pass F-16 di atas Istana Negara merupakan salah satu bentuk perwakilan TNI dalam menyambut perwira-perwira muda TNI-Polri sebagai generasi penerus masing-masing angkatan dan Polri yang siap mengawal dan membela NKRI, yang secara resmi dilantik Presiden RI Joko Widodo di halaman Istana Merdeka pagi ini Kamis, (19/07).

Pesawat tempur F-16 mulai melaksanakan persiapan dan latihan di Lanud Halim Perdanakusuma sejak Sabtu lalu 14 Juli 2018.

Masing-masing pesawat didatangkan dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru sebanyak 4 pesawat dengan tipe F-16 C/D 52 ID, sedangkan 7 pesawat lainnya dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun dengan tipe F-16 Fighting Falcon C/D.

Sebelumnya pada tanggal 17 Juli 2018 lalu, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI (Pnb) M. Tony Harjono mengungkapkan bahwa dirinya merasakan kebanggaannya pesawat tempur TNI Angkatan Udara menampilkan Fly Pass pada acara pelantikan tersebut.

"Saya pernah merasakan kebanggaan sebagai Perwira Remaja yang dilantik langsung oleh Presiden Soeharto ketika itu. Rasanya bangga dilantik langsung oleh Presiden di Istana Negara," katanya Danlanud saat ditemui di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma.

Selain itu, Terkait dengan Fly Pass tersebut Danlanud Halim Perdanakusuma mengatakan bahwa dengan adanya Fly Pass ini, penerbangan komersil tetap berjalan hanya jeda keberangkatannya diundur antara 10-15 menit.

"Sebelumnya kami telah menerbitkan Notice to Airmen (Notam). Jadi, ada batas-batas wilayah penerbangan. Untuk penerbangan komersil tidak ditutup tetapi hanya jeda keberangkatannya saja antara 10-15 menit," pungkasnya. (Bgs)