|
find us on : 
Home > MELITER > Pasca Harnus 2013, Ratusan Pelajar Gandrungi Cakrawala

Pasca Harnus 2013, Ratusan Pelajar Gandrungi Cakrawala

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 16 Desember 2013 | 16:33:41
dibaca | 9154 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - (Palu, 16 Desember 2013). Sehari pasca digelarnya puncak peringatan Hari Nusantara (Harnus) 2013 di Anjungan Pantai Talise, masih terlihat banyak masyarakat Palu termasuk para pelajar yang terlihat bergerombol di beberapa sudut jalan sepanjang Pantai Talise, Palu, Sulteng, sembari membaca majalah Cakrawala, Senin (16/12/2013).

Majalah terbitan Dinas Penerangan Angkatan Laut itu telah mereka peroleh dari stand pameran nasional nusantara expo 2013 yang telah berlangsung mulai 10 hingga 15 Desember lalu, dalam rangka menyemarakkan rangkaian kegiatan Harnus 2013.

Pada kegiatan pameran nasional nusantara expo 2013, TNI Angkatan Laut telah mengikutsertakan dua stand pameran. Stand pertama merupakan gabungan dari Dinas Hidro Oseanografi (Dishidros) Angkatan Laut bersama Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal), sementara stand pameran ke-dua, Jalasenastri dari jajaran Lantamal Vl Makassar yang tergabung dalam pengurus kapal pintar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan setempat.

Selain memamerkan berbagai produk TNI AL, stand pameran yang nyaris tak pernah luput dari kerumunan pengunjung tersebut juga menyediakan sejumlah cindera mata, antara lain: leaflet dan majalah Cakrawala dalam versi cetak maupun versi digital.

Menyoal majalah Cakrawala, berkat kerja keras dan kerja cerdas para pengawaknya yang dipimpin langsung oleh pemimpin redaksinya Kolonel Marinir Fx. Deddy Susanto, majalah produk Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) ini telah mampu menerobos berbagai tantangan hingga berhasil meraih juara 3 nasional Anugerah Media Humas (AMH) 2013, di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Peringkat terbaik ke-tiga nasional untuk kategori Penerbitan Internal (Inhouse Magazine)’ itu diperoleh dari Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, lomba Anugerah Media Humas (AMH) katagori Penerbitan Internal (Inhouse Magazine) diikuti 142 peserta dari tingkat kementerian, perguruan tinggi, dan BUMN/BUMD, serta provinsi, kota, dan kabupaten se-Indonesia.

Sesuai namanya, majalah TNI Angkatan Laut bernama Cakrawala benar-benar telah berhasil menembus cakrawala, mampu menyisihkan ratusan pesaingnya hingga berhasil meraih gelar Terbaik III. Sedangkan peringkat I dan II masing-masing diraih majalah Politeknik Media Kreatif dan majalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketiga humas pemerintah tersebut berhak menerima piala dan sertifikat pengakuan secara de facto dan de jure tingkat nasional sebagai Penerbitan Internal (Inhouse Magazine) terbaik dan mendapatkan Anugerah Media Humas (AMH) 2013.

Tiga edisi majalah Cakrawala yang mewakili lomba tersebut masing-masing edisi 413 dengan headline “50 Tahun Mengabdi”, edisi 414 dengan headline "Serah Terima Pemimpin Tertinggi TNI AL", serta edisi 415 dengan headline "50 Tahun Sang Merah Putih Berkibar di Bumi Cenderawasih".

Kategori penilaian pada lomba tersebut terdiri dari Subtansi isi meliputi perspektif kehumasan, keterbukaan informasi, komposisi informasi, edukasi, opini, dan hiburan, jenis rubrikasi serta kreativitas penulisan; Kreativitas penulisan melingkupi: tata bahasa dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kesesuaian isi dengan audience target, teknik penamaan rubrik, teknik penulisan rubrik, korelasi judul dengan isi, proximity, keaktualan, organisasi, gagasan, pengembangan, dan pengemasan pesan; serta teknik pengerjaan yang meliputi cover (tata letak, warna, tipografi, identitas instansi), body copy, teknik penyuntingan gambar dan teknik foto (kesesuaian dengan ide, nilai berita ditampilkan dalam foto, kualitas foto dan kejelasan sumber dokumentasi).

Sementara itu menurut Shinta, seorang reporter TVRI Palu, majalah Cakrawala merupakan majalah kemaritiman yang dapat menggugah para kawula muda untuk berwawasan lebih tentang kelautan, apalagi bila kita ingat bahwa sebagian besar wilayah negara kita adalah lautan luas dengan hamparan pulau-pulau yang perlu penanganan para generasi penerus bangsa.

"Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi kita harus membangun negara maritim yang cukup membanggakan seluruh lapisan masyarakat ini", kilahnya sembari tersenyum.(JJ)

Perwira Penerangan Hari Nusantara 2013, Kapten Mar Mardiono HP. 08129443820