|
find us on : 
Home > MELITER > Danskadron Udara 8 Lanud Ats Terima Kunjungan Keluarga Alm Atang Sendjaja

Danskadron Udara 8 Lanud Ats Terima Kunjungan Keluarga Alm Atang Sendjaja

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 17 Mei 2018 | 05:37:42
dibaca | 1459 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kesempatan hadir berkunjung ke Lanud Atang Sendjaja yang diterima langsung oleh Komandan Lanud Ats, Marsma TNI Irwan Is. Dunggio, S.Sos., pada Rabu (16/5/2018), juga dimanfaatkan oleh keluarga almarhum Atang Sendjaja yang diwakili oleh putri kedua almarhum yang bernama ibu Momie Dewi Pramaniek bersama dua orang putranya dan satu orang menantu dan satu orang cucu untuk mengunjungi Skadron Udara 8 Lanud Ats.

Kehadiran keluarga almarhum Atang Sendjaja disambut oleh Komandan Skadron Udara 8, Letkol Pnb Asep Wahyu Wijaya di hanggar Skadron Udara 8 Lanud Ats. "Selamat datang ibu di Skadron Udara 8 Lanud Ats", ucap Danskadron Udara 8 Lanud Ats dengan senyumnya yang khas.

"Kami generasi-generasi penerus perjuangan almarhum, lanjutnya, kami bangga dengan karya-karya, jasa dan bhakti almarhum bagi TNI Angkatan Udara". ujarnya.

"Saya sangat senang sebagai putra almarhum, yang berkesempatan bisa hadir di sini bahkan bisa melihat dari dekat pesawat-pesawat helikopter TNI AU di Lanud Atang Sendjaja yang sangat kami banggakan. Kami tidak hanya mendengar ceritanya saja, tapi kini kami bisa melihatnya secara langsung, dan ini sangat membanggakan kami", ucap ibu Momie dengan tatapan mata yang agak berkaca-kaca.

Dulu Bogor khususnya Lanud Ats ini masih sangat sempit, tapi sekarang sangat terbuka dan luas sehingga kami senang melihatnya. "Memang tidak ada diantara putra-putri maupun cucu bapak yang jadi prajurit TNI AU, tetapi TNI AU tetap menjadi bagian dari kehidupan kami", papar ibu Momiek.

Pada pertemuan tersebut, Danskadron Udara 8, Letkol Pnb Asep Wahyu Wijaya menjelaskan tentang keberadaan pesawat-pesawat yang sekarang dimiliki Lanud Ats, juga tugas-tugas yang dihadapi.

"Kami banyak belajar dari sejarah para pendahulu yang telah memberikan karya dan jasa-jasanya bagi perkembangan TNI Angkatan Udara, termasuk yang telah dirintis oleh almarhum Atang Sendjaja", jelas Danskadron Udara 8, Letkol Pnb Asep Wahyu Wijaya.

Ketika ditanya tentang apa pesan-pesan keluarga almarhum kepada Lanud Ats, ibu Momie mensuport kesuksesan Lanud Ats.

"Tetap semangat, sehat, mudah-mudahan apa yang dicita-citakan oleh Lanud Ats ini akan tercapai, Lanud Ats semoga semakin besar untuk kejayaan TNI Angkatan Udara", pesan dari Momie Dewi Pramaniek.

Acara pertemuan dengan keluarga almarhum Atang Sendjaja di Skadron Udara 8 Lanud Ats, diakhiri dengan foto bersama Danskadron Udara 8, Letkol Pnb Asep Wahyu Wijaya dengan latar belakang pesawat EC. 725 Caracal yang dimiliki Skadron Udara 8. (Bgs)