|
find us on : 
Home > POHUKAM > Masuk Pekarangan Rumah Tanpa Izin, Warga Korsel Dilaporkan Polisi

Masuk Pekarangan Rumah Tanpa Izin, Warga Korsel Dilaporkan Polisi

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 12 Mei 2018 | 16:04:41
dibaca | 3232 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Seorang Ibu rumah, Dessy Hussein (37), warga Perumahan Daan Mogot Baru, Cluster Tampak Siring, Jalan Tampak Siring No 18 Kalideres, Jakarta Barat, melaporkan tetangganya Warga Negara Korea yang bekerja di sebuah tempat Karaoke ke Kepolisian Resort Jakarta Barat, karena diduga merusak pekarangan rumah dengan cara menggedor-gedor pintu garasi dan pintu rumah hingga masuk ke dalam rumah, Jumat malam (11/5/2018).

Dalam Laporan yang di buat oleh Briptu Firman M Nur Dalimunthe dan ditandatangani Kanit SPK Ajun Komisaris Sumiar, No LP.686/V/2018/PMJ/ Resto Jakarta Barat, Dessy menyebutkan warga Korea Selatan yang beristrikan Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Suryani ini telah merusak pintu gerbang, daun pintu utama, gerendel gorden, pot bunga dan membanting tempat sampah serta beban psikologis kepada anak.

"Kalau dihitung kerugian materi tidak banyak, tetapi kerugian non materi sangat besar. Anak saya dimaki dibentak yang menyebabkan trauma psikis yang luar biasa," kata Dessy usai membuat laporan di Mapolres Jakarta Barat, Jum'at. (12/5/2018).

Menurut penuturan Dessy, warga Korea Selatan itu merasa terganggu akibat renovasi rumahnya. Sebelum merombak rumahnya, ia telah melaporkan ke Ketua RT setempat. Juga menyampaikan izin ke pemilik rumah sebelah kanannya.

"Saya memang tidak izin ke tetangga sebelah kiri karena mereka tidak pernah keluar rumah. Berkali-kali warga Korea itu komplain, merasa terganggu. Lantas mereka minta kerja para tukang dimulai jam 10.00 WIB. Saya penuhi permintaan mereka," tutur Dessy.

Sementara Ajun Komisaris Sumiar dalam pelaporan tersebut mengatakan, warga Korsel yang merusak pintu gerbang, pintu utama, gordeng, membanting tempat sampah dan memaki anak bisa di kenakan Pasal pengerusakan, yaitu (pasal 406) KUHP.