|
find us on : 
Home > NASIONAL > Maksimalkan Program PR, IZI Kerjasama dengan Para Mitra di Jatim

Maksimalkan Program PR, IZI Kerjasama dengan Para Mitra di Jatim

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 16 April 2018 | 23:40:38
dibaca | 361 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Jawa Timur (IZI Jatim) jalin kerjasama dengan 13 yayasan dan masjid di 9 Kota dan Kabupaten di Jatim. Tiga belas yayasan dan masjid tersebut menjadi Mitra Inisiatif Zakat Indonesia (MIZI) tahap pertama sebelum bulan Ramadhan 1439 H dari IZI Jatim.

"Alhamdulillah, tahap pertama MIZI Jatim dengan 13 yayasan sosial, pendidikan dan pondok pesantren serta masjid," ungkap Sutanto, Kepala Perwakilan IZI Jatim.

Program MIZI merupakan program kemitraan IZI dalam bentuk pengelolaan dana Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan yayasan, sekolah, baitul maal perusahaan, komunitas, masjid-masjid dan sebagainya. Dana yang terkumpul tersebut kemudian dihimpun dan disetorkan kepada IZI. Dari penghimpunan tersebut, IZI mendistribusikan penyaluran melalui program-program charity dan atau pemberdayaan di lingkungan mitra IZI.

"IZI ingin memudahkan mitra dalam pengelolaan ZIS sesuai dengan peraturan UU dan koridor syariah," kata Tanto.

Undang-Undang (UU) No. 23 tahun 2011 mengatur tentang pengelolaan zakat yang harus disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang sudah mendapat ijin resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Oleh sebab itu, IZI ingin memudahkan mitra sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di masjid, yayasan sosial, lembaga pendidikan, pondok pesantren, perusahaan dan sebagainya. IZI akan turut membantu dalam hal pelaksanaan dan pemetakan distribusi kepada mitra.

Dari awal tahun 2018 hingga April (13/4), IZI Jatim telah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 13 institusi di 9 Kota dan Kabupaten se Jawa Timur. Institusi tersebut terdiri dari satu masjid, yakni Masjid Waqoh Maqbul Kota Surabaya. Ada Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur'an Al-Jahro Magetan. Sedang 11 lainnya adalah yayasan sosial dan pendidikan, yakni Amal Islami Lamongan, Pemuda Sukses Mandiri Kota Surabaya, Al-Amanah Trenggalek, Qualita Insani Tulungagung, Al-Hikmah Bence Blitar, As-Salaam Blitar, As-Sakinah Blitar, Insan Mulia Lumajang, Khusnur Robbani Malang, Bina Ummat Bojonegoro, Al-Habiibah Kota Surabaya.

"Dari 13 yayasan tersebut, ada Masjid Waqof Maqbul Surabaya yang sudah merasakan manfaat pengelolaan zakat dari IZI, yakni program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid dengan mustahiq asnaf miskin," tambahnya.

Masjid, menurut Kepala Cabang IZI Jatim, merupakan tempat yang potensial untuk pengelolaan zakat. Karena masjid sejatinya bukan hanya tempat untuk beribadah namun tempat untuk melakukan segala aktivitas bermanfaat lainnya. Masjid di zaman Rasulullah shallallahu alahi wasallam adalah pusat peradaban, tempat perkumpulnya mereka yang mencari ilmu, pusat ekonomi kemasyarakatan.

"Maka dari itu, IZI mengembangkan ide kreatif untuk memakmurkan masjid dengan program pemberdayaan berbasis masjid, seperti Lapak Berkah Berbasis Masjid," tutupnya.