|
find us on : 
Home > MELITER > Koarmabar Tangkap Kapal Angkut Kendaraan Mewah Ilegal

Koarmabar Tangkap Kapal Angkut Kendaraan Mewah Ilegal

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 12 April 2018 | 22:36:53
dibaca | 1108 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Jakarta, 12 April 2018,-- Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) berhasil menangkap KM Fajar Bahari V yang mengangkut kendaraan mewah ilegal di perairan Pulau Damar Besar, Jakarta Utara, Rabu (11/4).

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam pers confrence yang dilaksanakan di Dermaga Marunda Center dimana KM Fajar Bahari V diamankan, menyampaikan bahwa KM Fajar Bahari V ditangkap oleh Tim Gabungan TNI Angkatan Laut yang terdiri dari Bravo Dispamal, Pomal, Denintel Koarmabar dengan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal III bersama KAL Kobra Satrol Lantamal III Jakarta.

Lebih lanjut Pangarmabar menjelaskan kronologis penangkapan yang bermula Tim Gabungan TNI AL dan WFQR III mendapatkan informasi intelijen bahwa akan ada kapal yang diduga membawa kendaraan ilegal berlayar dari Pontianak dengan tujuan Jakarta. Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya Tim Gabungan TNI AL dan WFQR III melaksanakan patroli dan penyekatan di sekitar perairan Teluk Jakarta.

Dari penyekatan tersebut, akhirnya KAL Kobra berhasil mendeteksi KM Fajar Bahari V pada posisi 05derajat 56' 00" S - 106derajat 56' 12" T tepatnya di perairan Pulau Damar Besar. Selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap dokumen beserta muatan kapal oleh Tim Gabungan.

"Hasil dari pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan satu unit mobil mewah Porsche Klasik yang diangkut diatas truck, dimana mobil tersebut disembunyikan dan disamarkan dengan ditutupi dus berisi masker", jelas Pangarmabar.

"Kuat dugaan hal tersebut merupakan bentuk modus operandi untuk menghindari pemeriksaan petugas", tambah Pangarmabar.

Selanjutnya KM Fajar Bahari V di kawal menuju Dermaga Marunda Center dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan lanjutan, didapat bahwa kapal tersebut diduga telah melakukan kegiatan pengiriman barang ilegal khususnya kendaraan mewah sebanyak kurang lebih delapan kali.

Saat ini TNI AL telah melaksanakan koordinasi dengan Bea dan Cukai terkait data-data barang muatan yang terdapat di dalam KM Fajar Bahari V untuk dilaksanakan deteksi dengan Alat X Ray guna mengetahui kemungkinan adanya barang ilegal lainnya. Selain itu Pihak Bea dan Cukai juga mendatangkan anjing pelacak untuk mengecek kemungkinan dugaan adannya Narkoba.

Dalam pers conference tersebut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi Danlantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., Dansatrol Lantamal III Kolonel Laut (P) Salim serta para pejabat utama Lantamal III Jakarta. (Bgs)