|
find us on : 
Home > MELITER > Perwira Markas Kohanudnas Terima Sosialisasi Perencaan Keuangan dari PT Onevision

Perwira Markas Kohanudnas Terima Sosialisasi Perencaan Keuangan dari PT Onevision

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 21 Maret 2018 | 18:08:20
dibaca | 1423 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Seiring dengan meningkatnya taraf kehidupan masyarakat pada saat ini, program perencanaan keuangan menjadi perhatian tiap-tiap orang untuk menata masa depannya secara terarah.

Oleh karena itu, PT Onevision Jakarta sebagai salah satu lembaga asuransi terkemuka mengadakan literasi keuangan bagi perwira Markas Kohanudnas, Rabu (21/3).

Sosialisasi dihadiri oleh Aspers Kaskohanudnas Kolonel Pnb Y. Aditya Permana yang mewakili Pangkohanudnas yang dilaksanakan di Aula Leo Wattimena, Makohanudans, Halim Perdanakusuma.

Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., dalam sambutannya yang dibacakan Aspers menyatakan kehidupan kita selalu berhimpitan dengan resiko. Untuk itu melalui literasi keuangan oleh PT Onevision diharapkan para perwira terbuka wawasannya mengenai pentingnya memanage resiko kehidupan dengan perencanaan keuangan secara tepat.

"Melalui pengelolaan resiko kehidupan di masa datang yang direncanakan mulai saat ini, mudah-mudahan kehidupan yang lebih baik di masa depan akan kita dapatkan," ujarnya.

M. Misdianto, M.Sc., selaku Financial Court and Advisor PT Prudential Life Assurance dalam paparannya menyatakan tujuan kegiatan Literasi Keuangan adalah selain meningkatkan pemahaman seseorang terhadap pengelolaan keuangan juga untuk meningkatkan jumlah pengguna produk dan layanan jasa keuangan.

Lebih lanjut Misdianto mengatakan, Melalui pemahaman masyarakat terhadap cara-cara pengelolaan keuangan yang tepat akan mendorongnya memilih/menentukan produk dan layanan jasa keuangan berbagai lembaga keuangan yang digunakannya guna meningkatkan kesejahteraan.

"Semakin tinggi taraf kehidupan masyarakat maka makin sadar dia akan resiko kehidupan yang ada. Untuk itu, masyarakat tidak lepas dari pengelola resiko kehidupan, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi," jelasnya. pungkasnya.