|
find us on : 
Home > MELITER > Dankodiklatau: Seorang Prajurit Merupakan Garda Terdepan dan Benteng Terakhir NKRI

Dankodiklatau: Seorang Prajurit Merupakan Garda Terdepan dan Benteng Terakhir NKRI

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 14 Maret 2018 | 13:38:00
dibaca | 1171 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Seorang prajurit merupakan "Garda Terdepan dan Benteng Terakhir " dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sumpah yang baru saja diikrarkan, bukanlah sekedar ucapan pelengkap dalam pelaksanaan upacara, namun merupakan sumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dipatuhi dan jadikan pondasi dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan prajurit sehari-hari.

Hal tersebut ditegaskan oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsekal Muda TNI Chairil Anwar selaku Inspektur Upacara melantik 439 Bintara TNI Angkatan Udara, pada upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah siswa Sekolah Pertama Bintara (Semaba) PK angkatan ke-42 di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Rabu (14/3).

Jumlah 439 bintara tersebut terdiri dari 379 Bintara Pria dan 60 Bintara Wanita Angkatan Udara (Wara). Para mantan Siswa Semaba TNI AU Angkatan ke-42 ini menempuh pendidikan selama 5 bulan. Untuk pendidikan Semaba PK Pria dilaksanakan di Skadik 403 Lanud Adi Soemarmo, sedangkan Semaba PK Wanita dilaksanakan di Skadik 105 Lanud Adi Sutjipto. Di Skadik tersebut para Bintara TNI AU digembleng, ditempa dari masyarakat sipil menjadi Prajurit TNI Angkatan Udara yang tanggap, tanggon dan trengginas serta profesional.

Komandan Kodiklatau menekankan bahwa Sebagai prajurit tugas dan tanggung jawab kedepan tidaklah ringan. Jangan sampai melalaikan tugas atau melakukan kesalahan disiplin militer, karena akan berhadapan dengan ketentuan hukum militer.

"Hindari perbuatan tercela, yang dapat merugikan diri sendiri maupun dapat menjatuhkan citra TNI Angkatan Udara dan TNI pada umumnya. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, dalam pelaksanaan tugas, sehingga menjadi prajurit TNI AU yang ksatria, militan, loyal dan professional," ungkap Dankodiklatau.

Terpilih sebagai lulusan terbaik Semaba PK Pria adalah Serda Ainur Rofik Kelahiran Lamongan 13 Juli 1995, sedangkan lulusan terbaik Semaba PK Wanita adalah Serda Shara Kaderina kelahiran Solok 25 Desember 1997. Sebagai rangkaian acara tersebut digelar demo ketangkasan berupa Aeromodeling, tarian masal, kolone senapan, bongkar pasang senjata, bela diri militer dan Tehnik Kesatuan Kecil (TKK).

Hadir dalam upacara tersebut antara lain Kadisminpersau Marsma TNI Djamaludin, Kadisdikkau Marsma TNI Kusworo SE.M.M., Komandan Lanud Adi Sutjipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Indan Gilang B., S.Sos, Komandan Depohar 50 Kolonel Lek Budi R. Leman, Pejabat TNI POLRI di wilayah Solo Raya serta para orang tua atau keluarga mantan siswa Semaba TNI AU Angkatan ke-42.

BERITA TERKAIT :