|
find us on : 
Home > INTERNASIONAL > Presiden AS Donald Trump Umumkan Pengenaan Pajak Impor Baja dan Aluminium

Presiden AS Donald Trump Umumkan Pengenaan Pajak Impor Baja dan Aluminium

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 09 Maret 2018 | 07:33:21
dibaca | 5761 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tanpa memperdulikan protes dari berbagai kalangan resmi mengumumkan pengenaan pajak impor baja 25% dan aluminium sebesar 10%, Kamis (8/3). Kanada dan Meksiko dikecualikan dalam kebijakan baru, yang menuai kecaman dari banyak negara di dunia.

Sambil menyebut praktek 'dumping' terhadap baja dan aluminium di Amerika Serikat yang disebutnya sebagai "serangan terhadap negara kita", Trump menyebut cara terbaik untuk menghindari pajak adalah membangun pabrik di Amerika Serikat. Dia bersikukuh, produksi domestik diperlukan untuk alasan keamanan nasional.

"Jika Anda tidak ingin bayar pajak, bawa pabrik Anda ke Amerika Serikat," katanya.

Menurut pejabat AS, negara-negara lain boleh minta pengecualian, namun kapan dan apakah permintaan itu dikabulkan sangat tipis kemungkinan.

Beberapa negara telah menyiapkan balasan atas pengenaan tariff impor tersebut. Uni Eropa telah bersiap memberlakukan tariff atas jeruk, tembakau dan bourboun Amerika Serikat.

Sebelas negara Amerika Utara menekan kesepakatan perdagangan bebas tanpa melibatkan Amerika Serikat di Santiago, Chila, Kamis (8/3).

North American Free Trade Agreement (NAFTA) disebut akan tetap dilanjutkan tanpa keikutsertaan AS yang telah mundur sejak hari pertama Trump dilantik sebagai presiden.

Trump mengecualikan pajak impor baja dan aluminium kepada Kanada dan Meksiko dengan menyebut mereka sebagai negara-negara yang memperlakukannya secara adil dalam perdagangan. Langkah itu dianggap sebagai tekanan terhadap kedua negara untuk melakukan kesepakatan terpisah di luar NAFTA.

Namun Meksiko dan Kanada menegaskan negara mereka tidak akan tunduk pada tekanan Trump. Menteri Ekonomi Meksiko Ildefonso Guajardo kepada Reuters mengatakan "Kami tidak akan mau ditekan dalam situasi apapun." Menteri Perdagangan Kanada Francois-Phelippe Champagne mengatakan negaranya tidak akan menerima pajak atau kuota apapun dari Amerika Serikat.

Rencana Trump untuk mengenakan tarif impor baja dan aluminium juga menyebabkan kepala penasihat ekonomi Gedung Putih, Gary Cohn mengundurkan diri awal pekan ini. (Sry)

BERITA TERKAIT :