|
find us on : 
Home > MELITER > Pangkoopsau I : Tidak Ada Alasan Apapun Untuk Melakukan Pelanggaran Pengadaan

Pangkoopsau I : Tidak Ada Alasan Apapun Untuk Melakukan Pelanggaran Pengadaan

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 20 Februari 2018 | 20:07:38
dibaca | 1243 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Tidak ada alasan apapun untuk melakukan pelanggaran pengadaan dan tidak ada penafsiran ganda terhadap manajemen pengadaan.

Demikian dikatakan oleh Panglima Koopsau I (Pangkoopsau I) Marsekal Muda TNI Nanang Santoso dalam sambutannya pada pembekalan pekerjaan konstruksi di Makoopsau I, yang disampaikan oleh Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi, Selasa (20/2).

Pembekalan Pengadaan pekerjaan konstruksi untuk jajaran Koopsau I tahun 2018 ini, diikuti oleh semua Komandan Lanud, Kepala Dinas Losgistik dan Kepala Seksi Fasint lanud jajaran Koopsau I bersama dengan seluruh calon penyedia jasa konstruksi yang akan melaksanakan pekerjaan di Koopsau I.

Menurut Pangkoopsau I, dalam pengadaan jasa konstruksi, agar dilakukan sebaik-baiknya dengan selalu mengacu pada peraturan dan prosedur yang berlaku, sehingga dapat menghindari penyimpangan-penyimpangan yang mungkin dapat terjadi.

"Untuk itu, saya tegaskan dalam pengadaan pekerjaan konstruksi jajaran Koopsau I nantinya, agar benar-benar direncanakan dan dilaksanakan sesuai prosedur dan tataran kewenangan yang dimiliki. Cegah dan hindari segala bentuk penyimpangan sekecil apapun, harus transparan dan dapat dipertanggung jawabkan, baik secara prosedural maupun hukum", tegas Panglima.

Lebih lanjut Pangkoopsau I menekan kepada para komandan satuan, harus memiliki niat, tekad serta komitmen yang konsisten untuk mewujudkan kesiapan operasional satuan.

"Komandan satuan harus mampu menciptakan kondisi satuan yang kondusif dan favourable untuk pelaksanaan program kerja dan anggaran, khususnya dalam hal pengadaan pekerjaaan konstruksi di satuannya. Saya tidak akan mentolerir jika ada kedapatan penyedia jasa konstruksi yang main-main dalam melaksanakan pekerjaannya, dan jika ada penyedia jasa konstruksi yang bermasalah agar dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku", pungkas Pangkoopsau I. (Bgs)

BERITA TERKAIT :