|
find us on : 
Home > MELITER > Itjen TNI Terapkan Mekanisme Baru Dalam Wasrik di Kohanudnas

Itjen TNI Terapkan Mekanisme Baru Dalam Wasrik di Kohanudnas

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 13 Februari 2018 | 16:45:40
dibaca | 1306 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Bertempat di ruang rapat Suryadarma, Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma Jakarta, (12/2) Kepala Staf (Kas) Kohanudnas Marsma TNI H. Dumex Dharma, M.Si (Han) menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI. Tim Wasrik Itjen TNI diterima Kas Kohanudnas dalam entry breifing wasrik dipimpin Kolonel Inf Sidhi Purnomo, CfrA., sebagai Tim Pengendali Teknis beserta tujuh personel wasrik.

Kas Kohanudnas Marsma TNI H. Dumex Dharma, M.Si (Han) Asren Kohanudnas yang mewakili Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., menyatakan melalui wasrik penerapan menajemen modern berupa fungsi pengawasan dan pemeriksaan akan selalu ditegakkan. "Hal ini penting untuk mencegah kemungkinan terjadinya disfungsi dalam mekanisme dan pelaksanaan program kerja sesuai aturan yang ditetapkan." ujarnya.

Kolonel Inf Sidhi Purnomo, CfrA., sebagai Tim Pengendali Teknis Dalam rangka mencapai Laporan Keuangan (LK) Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Kemhan dan TNI berkomitmen merubah pola pemeriksaan yang dilakukan dari yang sebelumnya berfokus kepada post audit, di Tahun Anggaran 2018 akan menerapkan mekanisme baru yaitu memfokuskan pada pre audit dan current.

Kolonel CKU Garanta Singkali, CfrA., sebagai Ketua TIM Wasrik Itjen TNI menambahkan pelaksanaan wasrik di awal tahun bertujuan untuk memitigasi temuan BPK pada pelaksanaan program kerja di jajaran TNI termasuk di Kohanudnas di tahun-tahun sebelumnya. "Melalui mekanisme baru wasrik tersebut diharapkan LK TNI dapat dinaikkan opininya dari Wajar dengan Pengecualian menjadi Wajar Tanpa Pengecualian. Untuk itu, fokus wasrik adalah LK dalam hal penganggaran dan BMN." harapnya.

Wasrik Itjen TNI akan dilaksanakan selama tigas hari ke depan. Hadir dalam entry breifing tersebut para asisten, para kepala, Komandan Detasemen Markas dan perwira lainnya.

BERITA TERKAIT :