|
find us on : 
Home > MELITER > Usai Tampil di SAS 2018, Kasau Beri Penghargaan Kepada Tim JAT

Usai Tampil di SAS 2018, Kasau Beri Penghargaan Kepada Tim JAT

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 13 Februari 2018 | 16:30:03
dibaca | 298 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Para Penerbang Jupiter Aerobatic Team (JAT) usai tampil pada perhelatan Singapore Air Show 2018, mendapat penghargaan secara langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa, (13/2/2018).

Penghargaan berbentuk pin yang dipakai penerbang JAT saat ini dan berupa surat penghargaan itu, menurut Kasau, meski hanya hanya berbentuk kertas tetapi bagi militer itu sangat besar.

"Mungkin itu hanya bentuk selembar kertas tetapi bagi militer penghargaan tersebut sangat besar karena prestasi yang dicapai para penerbang JAT," ujar Kasau pada pers usai pemberian penghargaan.

Kasau menjelaskan bahwa setiap mereka tampil kita akan memberikan penghargaan seperti itu tadi. Bukan hanya TNI AU saja, kata Marsekal Yuyu, tetapi juga Kepala Staf Angkatan Udara Negara sahabat mengapresiasi terhadap penampilan JAT.

"Sehingga saya sebagai Kasau yang membina langsung sangat mengapresiasi JAT," ucapnya bangga.

Menurut Kasau, tugas penerbang JAT sangat berat karena mempunyai tugas dua kegiatan. Yakni, pertama, mereka sebagai pengajar siswa sekolah penerbang, dan juga mereka harus berlatih untuk tetap memimpin profesionalisme sebagai aerobatic team tetap terjaga.

Oleh sebab itu, Kasau menyatakan, JAT akan dipertahankan karena sudah membawa nama baik TNI AU dan bangsa di even-even internasional. Konsep ke depan, Kasau akan memisahkan antara JAT dan tugas-tugas infrastruktur. Jadi, akan dibuat flight tersendiri. "Sehingga, mereka akan lebih fokus mengembangkan aerobatic," imbuhnya.

Dengan terpisahnya tugas, sambungnya lagi, para penerbang JAT tidak terbebani lagi oleh sekolah instruktur penerbang. Para penerbang JAT akan lebih fokus untuk mengembangkan aerobatic serta tentunya keselamatan terbang dan kerja akan terjamin. "Dengan demikian, mereka bisa lebih berkembang dan bisa tampil di forum-forum internasional lebih besar lagi," harap Kasau.

Mengenai keikutsertaan dalam perhelatan air show di luar Asia Tenggara, menurut Kasau masih dipikirkan lantaran masih terbentur dengan tipe pesawat. Tetapi untuk wilayah Asia Tenggara, Kasau berjanji JAT akan diikusertakan, seperti di Singapura dan Malaysia.

Sedangkan untuk di Australia yang jaraknya cukup jauh, Kasau menjelaskan, kita harus membawa pesawat ini melalui pesawat angkut, effort yang cukup besar dan harus diperhitungkan. "Tetapi di forum-forum ASEAN, Insya Allah kita akan menghadiri setiap kegiatan," pungkasnya.

Seperti diketahui, para Penerbang Jupiter Aerobatic Team (JAT) kembali mendarat di Indonesia dengan menggunakan 7 pesawat dengan jenis KT-1 B Wong Bee di Halim Perdankusuma, Jakarta Timur, Senin (12/02).

Jupiter Aerobatic Team melakukan penerbangan dari Singapura menuju Indonesia melalui Pangkalan TNI Angkatan Udara, Sri Mulyono Herlambang, Palembang dan kembali melaksanakan perjalanan menuju Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdankusuma, Jakarta.

Penerbangan Jupiter Aerobatic Team dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Adisutjipto yang juga selaku Mission Commander JAT, Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga MM.

Selama enam hari mulai pada tanggal, 6 s.d 11 Februari 2018, para penerbang dan Ground Crew Jupiter Aerobatic Team, ikut serta terlibat dan memeriahkan event Internasional pameran kedirgantaraan Singapora Airshow 2018 di negara Singapura. (Bgs/JJ)

BERITA TERKAIT :